Scroll untuk baca berita
Jasa Digital Marketing Online Branding SEO Terdekat Jakarta Semarang
Jasa Digital Marketing Online Branding SEO Terdekat Jakarta Semarang
Jasa Digital Marketing Online Branding SEO Terdekat Jakarta Semarang
Jasa Digital Marketing Online Branding SEO Terdekat Jakarta Semarang
Jawa TengahKulinerSemarang

PKL Batan Miroto Tolak Auto Debit, Desak Evaluasi Pencopotan Kepala Dinas Perdagangan Semarang

×

PKL Batan Miroto Tolak Auto Debit, Desak Evaluasi Pencopotan Kepala Dinas Perdagangan Semarang

Sebarkan artikel ini
IMG 20260425 WA0041
Tarif Pasang Iklan di Kabar Nusantara

KNTV NEWS INDONESIA, SEMARANG || Kebijakan penerapan sistem pembayaran retribusi melalui auto debit yang digagas Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Da Silva, menuai penolakan dari pedagang kaki lima (PKL), khususnya di kawasan Batan Miroto.

Para pedagang menilai kebijakan tersebut tidak mempertimbangkan kondisi ekonomi riil di lapangan, Pasalnya di tengah daya beli masyarakat yang dinilai belum pulih, penerapan auto debit dianggap justru menambah beban pelaku usaha kecil.

Jasa Digital Marketing Online Branding SEO Terdekat Jakarta Semarang

“Ini bukan optimalisasi, ini pemaksaan. Kami menolak tegas auto debit,” ujar YS, perwakilan PKL Batan Miroto.

IMG 20260425 WA0039
foto : Lokasi Warung Milik PKL Batan Miroto Yang ditempel stiker oleh Dinas Perdagangan Kota Semarang.( Red )

Penolakan menguat dalam rapat internal pedagang yang digelar secara spontan. Dalam forum tersebut, sejumlah pedagang menyuarakan kekecewaan terhadap kebijakan dinas yang dinilai tidak solutif dan minim terobosan.

Pedagang juga menilai kebijakan tersebut tidak diiringi langkah konkret untuk meningkatkan aktivitas pasar. Sebaliknya, mereka merasa tekanan terhadap pelaku usaha kecil semakin meningkat.

Situasi semakin memanas dengan munculnya dugaan intimidasi terhadap pedagang. Nama Kardiman, Edi Subeno, dan Muh Rois disebut dalam laporan internal pedagang terkait tindakan yang dinilai menekan, termasuk dalam pemanggilan pedagang Pasar Dargo.

Salah satu pedagang, EY (40), disebut mengalami tekanan dalam proses tersebut. Pengurus PKL Batan menyatakan akan menelusuri dugaan keterlibatan pihak-pihak lain dalam praktik yang dianggap merugikan pedagang.

Selain itu, ada isu rencana pengambil alihan lapak yang dikaitkan dengan seorang anggota dewan bernama Michael turut memicu kekhawatiran. Menurut perkembangan informasi tersebut, Para pedagang menegaskan penolakan terhadap segala bentuk penggusuran atau pengalihan tempat usaha yang dinilai tidak adil.

IMG 20260425 WA0040
foto : Warung milik salah satu PKL Batan Miroto yang ditempel oleh Dinas Perdagangan Kota Semarang.( Red )

“Lapak adalah sumber penghidupan kami. Tidak bisa diambil begitu saja,” ujar salah satu pengurus PKL.

Penolakan terhadap kebijakan auto debit juga ditunjukkan dengan penolakan kehadiran pihak perbankan yang hendak melakukan sosialisasi di lokasi.

Dalam pernyataan sikapnya, PKL Batan Miroto ini turut menyampaikan tuntutan kepada Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, agar segera mengambil langkah evaluasi terhadap kebijakan tersebut.

“Jika tidak ada respons, kami siap menyampaikan aspirasi langsung ke Balai Kota,” kata perwakilan pedagang.

Pedagang juga membuka kemungkinan menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan intimidasi kepada aparat penegak hukum. Bagi para PKL, kebijakan auto debit dinilai bukan sekadar persoalan teknis, melainkan mencerminkan kurangnya kepekaan terhadap kondisi pedagang kecil.

“Pasar belum pulih, solusi belum ada, tetapi tekanan terus bertambah. Ini yang kami pertanyakan,” tutup pernyataan sikap PKL Batan Miroto didepan awak media.

PKL Batan Miroto

(RD)

Dilihat : 21269

Jasa Pembuatan dan Maintenance Website Murah
Jasa Digital Marketing Online Branding SEO Terdekat Jakarta Semarang

Tinggalkan Balasan