KNTV NEWS INDONESIA, Tapanuli Utara || Pembangunan Jembatan Aramco di atas Sungai Aek Namora Bayo, Desa Pardomuan I, Kecamatan Simangumban, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, telah mencapai progres 87 persen. Jembatan yang dibangun melalui Program Bakti TNI untuk Rakyat ini ditargetkan segera dapat difungsikan untuk memulihkan akses transportasi masyarakat yang sebelumnya terputus akibat kerusakan jembatan lama.
Pada Kamis (2/7/2026), personel Satuan Tugas (Satgas) melanjutkan pekerjaan pengecoran dinding tepi jembatan di sisi dekat maupun sisi seberang sebagai bagian dari percepatan penyelesaian pembangunan.
Jembatan sepanjang delapan meter tersebut dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang rusak akibat diterjang banjir. Selama ini, Sungai Aek Namora Bayo menjadi jalur penghubung utama antara Desa Pardomuan I dan sejumlah desa di Kecamatan Simangumban, termasuk akses menuju Dusun Namora Bayo.
Kerusakan jembatan sebelumnya sempat menghambat mobilitas warga, aktivitas perekonomian, distribusi barang, serta perjalanan pelajar menuju sekolah. Dengan hampir rampungnya pembangunan jembatan baru, masyarakat diharapkan kembali memperoleh akses transportasi yang aman dan nyaman, sekaligus mendukung peningkatan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.
Percepatan pembangunan dilakukan secara gotong royong oleh personel Koramil 25/Pahae Jae Kodim 0210/Tapanuli Utara, personel Yonif TP 906/SLG, personel Detasemen Zeni Bangunan (Dezibang), para pekerja konstruksi, serta operator alat berat. Kolaborasi berbagai unsur tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Program Bakti TNI untuk Rakyat yang bertujuan mempercepat penyediaan infrastruktur bagi masyarakat.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan pembangunan Jembatan Aramco merupakan wujud komitmen TNI dalam mendukung pemerataan pembangunan, khususnya di daerah yang membutuhkan akses infrastruktur.

“Pembangunan ini merupakan implementasi arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar pembangunan infrastruktur menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah terpencil. Kami berharap jembatan ini segera rampung sehingga akses masyarakat kembali normal, aktivitas ekonomi semakin lancar, dan anak-anak dapat berangkat ke sekolah dengan aman dan nyaman” ujar Sandy dalam keterangan yang diterima.
Menurut Pendam I/Bukit Barisan, Program Bakti TNI untuk Rakyat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan sarana transportasi yang layak dan aman.
Pendam I/Bukit Barisan
NW90





















