Pada Selasa (2/6/2026), Satuan Tugas (Satgas) Karya Bakti TNI Skala Besar Tahun 2026 dari Kodam I/Bukit Barisan secara resmi memulai pengerjaan fisik kediaman milik warga bernama Naofaondu Fau. Rumah yang menjadi sasaran perbaikan ini berlokasi di Desa Eho Hilisimaetano, Kecamatan Maenamolo, yang masuk dalam yurisdiksi teritorial Koramil 12/Teluk Dalam.
Progres Konstruksi dan Sinergi Lapangan
Hingga saat ini, tahap konstruksi dilaporkan berjalan lancar dengan persentase penyelesaian telah menyentuh angka 25 persen. Fokus pengerjaan tim di lapangan pada hari ini dialokasikan pada pemasangan struktur dinding batako.
Proses bedah rumah ini tidak dilakukan secara sepihak. Berdasarkan pantauan, pengerjaan tersebut merupakan wujud sinergi yang melibatkan personel dari Yonzipur 1/DD, Yon TP 903/Baluseda, dan Koramil 12/Teluk Dalam. Masyarakat setempat juga turut bahu-membahu dalam semangat gotong royong agar target penyelesaian hunian dapat tercapai tepat waktu.
Material konstruksi yang disiapkan di lokasi—mulai dari batu pondasi, pasir, semen, hingga batako—terus dioptimalkan penggunaannya oleh tim gabungan. Tujuan utamanya adalah memastikan standar kelayakan, keamanan, dan kenyamanan bangunan bagi keluarga penerima manfaat.
Komitmen Kesejahteraan dan Kemanunggalan TNI
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/BB, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., menegaskan bahwa penyaluran RTLH bantuan Presiden Prabowo Subianto ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam mengentaskan permasalahan kesejahteraan sosial.

“Melalui momentum Karya Bakti TNI Skala Besar ini, institusi militer hadir secara langsung sebagai katalisator percepatan pembangunan di daerah,” ujar Kolonel Sandy.
Ia menambahkan bahwa program ini sekaligus menjadi instrumen krusial dalam memperkokoh kemanunggalan antara prajurit TNI dan rakyat, sehingga manfaat kebijakan pusat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat akar rumput.
Kodam I/Bukit Barisan
NW90





















