KNTV NEWS INDONESIA, BANYUWANGI || Dinamika geopolitik global yang kian fluktuatif menuntut penguatan ketahanan sosial di dalam negeri. Merespons hal ini, Jajaran pengurus DPP Rumah Juang RAMPAS (Rumah Amanat Mandiri Prabowo Subianto) Korwil Jawa Timur dan Ketua DPP Srikandi MADAS Sedarah Ibu Flrorencia.M, SH bersama tokoh agama, akademisi, dan pemerhati kebangsaan menggelar pertemuan strategis di Kabupaten Banyuwangi, Minggu (14/6/2026) malam.
Silaturahmi lintas provinsi yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga 00.00 WIB ini dihelat di kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Mansya’ul Huda, KH. Fathulloh Suyuti Thoha, di Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegaldlimo.
Hadir dalam forum kebangsaan tersebut Florencia.M, SH selaku Pengurus DPP Rumah Juang RAMPAS Korwil Jatim dan DPP Srikandi MADAS Sedarah, AM Putut Prabantoro (mantan Tenaga Profesional Bidang Ideologi Lemhannas RI asal Yogyakarta), Romo Fadjar Tedjo Soekarno beserta rombongan dari Malang, serta Ustaz Sandi dari Jakarta.
Peran Ulama Tangkal Polarisasi Sosial
Dalam diskusi yang berlangsung hangat, isu mengenai ketahanan pangan, energi, transformasi digital, hingga ancaman polarisasi sosial menjadi sorotan utama. KH. Fathulloh Suyuti Thoha menekankan bahwa ulama memegang tanggung jawab moral sebagai penjaga nilai moderasi dan perdamaian di akar rumput.
“Kerukunan tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui dialog, silaturahmi, dan kerja sama nyata. Ulama dan tokoh masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga suasana kondusif di tengah dinamika nasional maupun global” tegas KH. Fathulloh.
Beliau mengingatkan bahwa kebijakan pemerintah yang kuat mutlak membutuhkan dukungan tokoh agama untuk membentengi masyarakat dari informasi destruktif yang berpotensi memecah belah bangsa.
Sinergi Strategis Hadapi Tantangan Global
Senada dengan hal itu, AM Putut Prabantoro menyoroti urgensi sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat sipil. Menurut alumnus PPSA XXI tersebut, penguatan karakter dan ideologi bangsa adalah modal utama bagi Indonesia dalam menghadapi tatanan dunia yang terus berubah.
Forum dialog ini juga menyepakati pentingnya peningkatan literasi digital kebangsaan. Para tokoh yang hadir berkomitmen untuk mengintegrasikan nilai-nilai spiritual ke dalam aksi nyata, seperti pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pendidikan karakter, hingga pembinaan generasi muda. Kolaborasi lintas elemen ini diyakini menjadi fondasi kokoh untuk mewujudkan Indonesia yang damai, maju, dan berdaya saing di kancah internasional.
Florencia.M, SH
Pengurus DPP RAMPAS Korwil Jatim – Ketua DPP Srikandi MADAS Sedarah




















