KNTV NEWS INDONESIA, SEMARANG || Polisi menelusuri dugaan pengeroyokan terhadap seorang pria di depan Taman Indonesia Kaya (TIK), Jalan Menteri Supeno, Kota Semarang, Jawa Tengah. Peristiwa yang terjadi pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 02.40 WIB itu menjadi perhatian setelah rekaman videonya beredar di media sosial.
Informasi mengenai kejadian tersebut tersebar melalui unggahan akun Instagram @beritasemaranghariini. Dalam video itu, terlihat seorang pria terlibat dalam keributan dengan beberapa orang. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri rekaman CCTV untuk memastikan kronologi serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.
Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa bermula ketika korban terlibat perselisihan atau cekcok dengan sekelompok remaja yang diduga berkaitan dengan persoalan parkir di sekitar lokasi.
Situasi kemudian memanas. Rekan sesama juru parkir dan sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi berupaya mendekat untuk melerai perselisihan tersebut.
Namun, kelompok remaja tersebut diduga justru melakukan pengeroyokan terhadap korban. Setelah warga berupaya melerai, kelompok tersebut kemudian meninggalkan lokasi kejadian.
Menindaklanjuti informasi tersebut, pihak kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan pendataan terhadap korban, meminta keterangan sejumlah saksi, serta menelusuri barang bukti yang dapat membantu mengungkap peristiwa tersebut.
Polisi juga disebut tengah menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar kawasan Taman Indonesia Kaya untuk mengetahui secara lebih jelas rangkaian kejadian dan identitas pihak-pihak yang terlibat.
Korban juga telah disarankan untuk menjalani pemeriksaan medis di rumah sakit serta membuat laporan resmi kepada kepolisian agar perkara tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini disusun, proses penelusuran dan pengumpulan keterangan masih dilakukan. Identitas para remaja yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut juga belum disampaikan secara resmi oleh pihak kepolisian.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah videonya beredar di media sosial. Masyarakat diimbau tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
KNTV NEWS INDONESIA akan terus memantau perkembangan kasus tersebut berdasarkan keterangan resmi dari pihak kepolisian.
Redaksi
NW90




















