KabarNusa, NAGAN RAYA– Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, memberikan apresiasi tinggi kepada generasi muda yang berprestasi bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97. Lima pemuda Nagan Raya terbaik menerima penghargaan langsung dari Bupati Teuku Raja Keumangan di halaman kantor bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Selasa, (28/10/2025)
Langkah ini merupakan bentuk pengakuan resmi pemerintah daerah atas dedikasi dan kontribusi pemuda di berbagai bidang.
“Pemuda-pemudi yang kita anugerahkan penghargaan ini karena mereka telah mengharumkan nama daerah,” tegas Teuku Raja Keumangan.
Ragam Prestasi Membanggakan
Kelima penerima penghargaan tersebut memiliki torehan prestasi mentereng dari tingkat provinsi hingga nasional. Penerima pertama adalah Ikhzal Sapril Kadri yang dianugerahi sebagai Pemuda Pelopor Desa Terpilih dan kategori Kewirausahaan Kabupaten Nagan Raya 2025. Ikhzal juga peraih penghargaan Wubi Bank Indonesia Aceh 2025 serta juara tiga Scientific Writing Competition 2025.
Penerima kedua, Muhammad Haykal, menorehkan prestasi sebagai peserta Student Exchange Universiti Teknologi Malaysia 2024, Juara Favorit Duta Bahasa Provinsi Aceh 2025, sekaligus Pemuda Pelopor Desa Terpilih Nagan Raya 2025.
Dari kalangan pelajar, Reva Yuliana asal SMAN 1 Seunagan sukses meraih Juara 3 Lomba Cerdas Cermat MPR-RI Tingkat Provinsi 2025. Sementara itu, Fathiya Kamali Sari dari SMA Negeri 1 Kuala berhasil menjadi Juara 3 Olimpiade Fisika Tingkat Nasional 2025.
Terakhir, Dhiyaus Syahmi asal MAN 1 Nagan Raya menyabet Juara Harapan 1 Hafizh Al-Qur’an Golongan Tahfiz 5 Juz dan Tilawah Putra pada ajang STQHN di Sulawesi Tenggara 2025.
Penentu Sejarah Bangsa
Dalam arahannya, Bupati Teuku Raja Keumangan menyoroti urgensi karakter pemuda yang patriotik, gigih, dan memiliki empati mendalam terhadap bangsa.
“Kita butuh pemuda yang mencintai tanah air dengan tindakan nyata, yang tetap berdiri tegak ketika badai datang,” ungkapnya.
Menutup amanatnya, ia turut mengutip pesan inspiratif dari Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan bagi generasi penerus bangsa agar tidak ragu memiliki mimpi besar dan tidak menyerah pada kegagalan.
“Kalian bukan pelengkap sejarah, tetapi penentu sejarah berikutnya,” pungkas Bupati mengulang pesan Presiden.





















