KNTV NEWS INDONESIA, KEEROM, PAPUA || Harapan baru hadir bagi masyarakat di wilayah kampung binaan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 643/Wanara Sakti (Wns). Sebanyak 123 unit lampu jalan bertenaga surya (solar cell) dipasang oleh prajurit Satgas Yonif 643/Wns bersama masyarakat untuk menerangi sejumlah titik strategis yang sebelumnya minim penerangan pada malam hari.
Kegiatan pemasangan lampu dilaksanakan melalui gotong royong bersama warga pada Minggu (30/8/2026). Program penerangan jalan umum tersebut merupakan dukungan Staf Operasi TNI Angkatan Darat (Sopsad) yang ditujukan bagi wilayah kampung binaan Satgas Yonif 643/Wns.

Pemasangan lampu difokuskan pada sejumlah ruas jalan dan titik yang sebelumnya gelap, terutama di sekitar jajaran pos Satgas. Secara keseluruhan, 123 lampu solar cell dipasang dan didistribusikan di hampir seluruh jajaran Pos Satgas Yonif 643/Wns.

Selain meningkatkan penerangan, program tersebut diharapkan dapat memperkuat rasa aman dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas pada malam hari. Penerangan jalan juga berperan dalam mengurangi potensi kerawanan keamanan serta meminimalkan risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang gelap.
Komandan Satgas Yonif 643/Wns, Letkol Inf Adhi Sumarno, menyampaikan bahwa pemasangan lampu solar cell merupakan wujud kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah penugasan.
“Pemasangan 123 unit lampu solar cell dukungan Sopsad ini kami pusatkan di titik-titik strategis yang selama ini minim penerangan. Selain meningkatkan keamanan dan kenyamanan mobilitas warga pada malam hari, kegiatan gotong royong ini menjadi momentum untuk terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat” ujar Letkol Inf Adhi Sumarno.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pemasangan lampu merupakan bagian penting dari upaya mempererat hubungan antara prajurit TNI dan warga di wilayah perbatasan.
Kehadiran penerangan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Beni Mekawa, salah seorang tokoh masyarakat kampung binaan, menyampaikan apresiasi kepada Satgas Yonif 643/Wns dan jajaran TNI AD atas perhatian yang diberikan terhadap kebutuhan warga.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Satgas Yonif 643/Wns serta pimpinan TNI AD. Kehadiran lampu solar cell tidak hanya menerangi ruas-ruas jalan, tetapi juga meningkatkan rasa aman dan semangat kebersamaan di tanah Papua,” katanya.
Beni menuturkan bahwa sebelum adanya penerangan jalan, sejumlah ruas jalan sangat gelap pada malam hari sehingga warga merasa khawatir ketika harus melintas.
“Sebelumnya, jalanan sangat gelap pada malam hari dan warga merasa takut untuk melintas. Kini, kampung kami menjadi lebih terang. Aktivitas warga dan anak-anak pada malam hari terasa jauh lebih aman,” ujarnya.
Program pemasangan 123 lampu solar cell tersebut tidak hanya menyediakan penerangan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Satgas Yonif 643/Wns dalam memperkuat kebersamaan dengan warga di wilayah perbatasan RI-PNG.
Melalui kegiatan gotong royong tersebut, prajurit Satgas bersama masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan dan peningkatan keamanan lingkungan dapat dilaksanakan secara bersama-sama, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Papua.
Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 643 Wanara Sakti
NW90




















