Scroll untuk baca artikel
Jasa Pembuatan Website dan Jasa Maintenance Website Murah
Religi

11 Tahun Jateng Bersholawat, Pj Gubernur: Semoga Musibah Segera Berlalu 

29
×

11 Tahun Jateng Bersholawat, Pj Gubernur: Semoga Musibah Segera Berlalu 

Sebarkan artikel ini
Pj Gubernur Jateng menghadiri Jateng Bersholawat di halaman Gubernuran. (Ist)

SEMARANG, Kabarnusa.id – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengungkapkan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an 1445 H diiringi dengan acara Jateng Bersholawat, menjadi kesempatan bersama untuk berdoa agar musibah yang melanda Jawa Tengah segera berlalu.

“Beberapa daerah di Jawa Tengah, beberapa waktu yang lalu dilanda musibah banjir karena cuaca ekstrem. Dengan sholawat, kita berikhtiar dan berdoa agar musibah segera berlalu,” ujar Nana Sudjana dalam acara Jateng Bersholawat di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis malam, 28 Maret 2024.

Peringatan Nuzulul Qur’an kali ini dirangkai dengan kegiatan Jateng Bersholawat yang diawali dengan salat tarawih bersama forkopimda. Habib Ali Zainal Abidin Assegaf memimpin selawat bersama ribuan masyarakat yang hadir dari berbagai daerah, sementara Habib Muhammad bin Farid bin Al Muthohar memberikan tausiyah.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekda Jateng Sumarno, seluruh kepala OPD Pemprov Jateng, Ketua BAZNAS Jateng Ahmad Daroji, Kepala Kanwil Kemenag Jateng, perwakilan forkopimda dan instansi terkait lainnya, serta para ulama.

“Kita juga berdoa semoga selalu dirahmati dan dimudahkan semua urusan sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambah Nana.

Kegiatan Jateng Bersholawat telah berlangsung selama kurang lebih 11 tahun dan dilaksanakan bergantian di berbagai wilayah kabupaten/kota di Jawa Tengah. Acara ini juga menjadi bagian dari perayaan tiap Hari Besar Keagamaan maupun Hari Besar Nasional.

“Insya Allah ke depan Jateng Bersholawat akan terus dilaksanakan. Mari semarakkan acara sholawatan, mendoakan Jawa Tengah agar tetap kondusif, guyub, rukun, dan sejahtera masyarakatnya,” ujar Nana.

Nana juga mengajak seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk bersinergi, bergotong royong membangun Jawa Tengah agar semakin maju. Ia mengingatkan agar jangan mudah terprovokasi pesan-pesan yang memecah belah persatuan.

“Mari bersama-sama kita jaga kondusivitas wilayah Jawa Tengah. Beberapa waktu lalu kita sudah menyelesaikan agenda pemilu. Ke depan akan ada pelaksanaan Pilkada, puncak pesta demokrasi akan dilaksanakan pada 27 November 2024,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Jasa Pembuatan Website dan Jasa Maintenance Website Murah