KNTV NEWS INDONESIA, Denpasar – Bali || Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bali, Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., menghadiri pembukaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 yang digelar di Taman Budaya (Art Center) Provinsi Bali, Denpasar, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan tahunan yang menjadi bagian dari upaya pelestarian nilai-nilai kebangsaan dan ajaran Bung Karno tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali, tokoh masyarakat, seniman, serta berbagai elemen masyarakat.
Pembukaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 secara resmi dilakukan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. Acara berlangsung khidmat dan meriah dengan menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya yang mengangkat semangat nasionalisme, persatuan, serta keberagaman bangsa Indonesia.
Kehadiran Wakapolda Bali dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan dan sinergi Polri terhadap upaya pelestarian nilai-nilai Pancasila, kebudayaan, dan semangat kebangsaan yang diwariskan oleh Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol. I Made Astawa menegaskan komitmen Polda Bali untuk terus mendukung dan mengawal berbagai kegiatan masyarakat yang bertujuan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Polda Bali siap memberikan pengamanan secara humanis guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 berlangsung aman, tertib, dan lancar” ujarnya.
Menurutnya, peringatan Bulan Bung Karno tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkokoh semangat kebangsaan.
Acara pembukaan turut dimeriahkan dengan penampilan sendratari kolosal yang menggambarkan perjuangan bangsa Indonesia serta harmoni budaya Bali. Pertunjukan tersebut mendapat apresiasi dari para tamu undangan dan masyarakat yang hadir.
Melalui peringatan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Bali bersama seluruh pemangku kepentingan berharap nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air dapat terus diwariskan kepada generasi muda sebagai fondasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Humas Polda Bali
NW90





















