KNTV NEWS INDONESIA, Badung || Kepolisian Daerah (Polda) Bali mematangkan langkah strategis guna memastikan keamanan agenda berskala internasional melalui gelar Apel Kesiapan Pasukan Operasi Gapura Agung III-2026. Pasukan ini disiagakan untuk mengawal secara penuh rangkaian kegiatan “Technical Working Group” (TWG) dan “Ministerial Steering Committee” (MSC) “on Transboundary Haze Pollution” ke-27 Tahun 2026.
Pertemuan tingkat regional yang membahas penanganan polusi asap lintas batas tersebut dipusatkan di Hotel Merusaka, Kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung.
Apel kesiapan pasukan ini dipimpin langsung oleh Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Bali, Kombes Pol. Soelistijono, S.I.K., M.H., yang juga bertindak selaku Kepala Perencanaan dan Pengendalian Operasi (Karendalops). Dalam instruksinya, ia menegaskan bahwa status Bali sebagai tuan rumah perhelatan dunia merupakan sebuah kepercayaan yang harus dijaga melalui sistem pengamanan maksimal, profesional, serta berpendekatan humanis.

“Operasi Gapura Agung III ini merupakan komitmen nyata Polri, khususnya Polda Bali, untuk menjamin seluruh rangkaian pertemuan penting tingkat menteri dan teknis ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kita tidak boleh “underestimate” dan harus memastikan seluruh personel memahami cara bertindak di lapangan” tegas Kombes Pol. Soelistijono.
Strategi Pengamanan Berlapis di Titik Krusial
Untuk merealisasikan pengamanan komprehensif, operasi ini mengerahkan ratusan personel gabungan. Kekuatan pengamanan tersebut merupakan sinergi antara unsur Personel Satgas Polda Bali dan Personel Polres/Polresta di jajaran wilayah hukum Bali.
Skema pengamanan diterapkan secara berlapis, mencakup area ring 1, 2, dan 3. Titik-titik krusial yang menjadi fokus utama petugas meliputi gerbang kedatangan para delegasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, seluruh rute perjalanan yang dilalui, hingga lokasi utama jalannya sidang. Selain itu, akomodasi tempat menginap para menteri dan delegasi di Hotel Merusaka Nusa Dua juga mendapatkan penjagaan ekstra ketat.

Mengawal Citra Bali sebagai Destinasi MICE Dunia
Agenda “Transboundary Haze Pollution” ke-27 merupakan forum strategis bagi negara-negara anggota ASEAN dalam mencari solusi bersama terkait isu lingkungan hidup. Mengingat signifikansi topik yang dibahas serta kehadiran para pemangku kebijakan setingkat menteri dari berbagai negara sahabat, Polda Bali berkomitmen menerapkan standar keamanan tingkat tinggi.
Kendati pengawalan dilakukan secara ketat, aparat kepolisian tetap diinstruksikan untuk mengedepankan kearifan lokal ( local wisdom ) dan keramahtamahan khas budaya Bali. Melalui kesuksesan pengamanan TWG dan MSC 2026 ini, Polda Bali berharap dapat berkontribusi langsung dalam menjaga citra positif Indonesia, serta mengukuhkan posisi Bali sebagai destinasi “Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition” (MICE) bertaraf internasional.
Bidhumas Polda Bali
NW90





















