KNTV NEWS INDONESIA, Denpasar || Menyambut peringatan Hari Bhayangkara, Kepolisian Daerah (Polda) Bali menggelar Upacara Tradisi Penyucian Pataka Polda Bali di Gedung Presisi Polda Bali, Kamis (25/6/2026). Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bali, Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tradisi Polri dalam menyambut Hari Bhayangkara sebagai bentuk penghormatan terhadap pataka atau panji-panji kebesaran institusi sekaligus penguatan nilai-nilai pengabdian, integritas, dan loyalitas seluruh personel Polri.
Prosesi diawali dengan penghormatan kepada Pataka Polda Bali, kemudian dilanjutkan dengan pemercikan air suci (tirta) oleh Wakapolda Bali sebagai simbol penyucian. Suasana hening yang menyelimuti jalannya upacara semakin memperkuat nilai sakral dari tradisi tahunan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda Bali menegaskan bahwa penyucian pataka bukan sekadar agenda seremonial menjelang Hari Bhayangkara, tetapi memiliki makna filosofis yang mendalam bagi seluruh insan Bhayangkara.
“Tradisi penyucian pataka ini merupakan simbol pembersihan diri serta pemuliaan nilai-nilai luhur institusi Polri. Kesucian niat dan keikhlasan dalam menjalankan tugas diharapkan menjadi pedoman spiritual dan moral bagi seluruh anggota kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat” ujarnya.
Upacara tersebut dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Bali, perwakilan perwira, bintara, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polda Bali. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, kemudian ditutup dengan penghormatan akhir kepada Pataka Polda Bali yang telah disucikan.

Melalui tradisi ini, Polda Bali berharap seluruh personel semakin memperkuat komitmen untuk menjaga profesionalisme, integritas, dan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara.
Humas Polda Bali
NW90





















