KNTV NEWS INDONESIA, Lampung Tengah || Pembangunan Jembatan Beton Sungai Way Raman yang dilaksanakan Kodim 0411/Kota Metro melalui Koramil 411-04/Trimurjo terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Minggu (31/5/2026), progres pembangunan jembatan tersebut telah mencapai 88 persen.
Program teritorial yang berlokasi di Kampung Purwodadi, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung ini menjadi salah satu upaya TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan guna meningkatkan konektivitas, mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.
Jembatan beton yang dibangun memiliki spesifikasi panjang 15 meter dan lebar 2 meter. Secara strategis, jembatan ini akan menjadi jalur penghubung penting antara Kampung Purwodadi dan Kelurahan Simbarwaringin yang selama ini membutuhkan akses transportasi yang lebih aman dan memadai.
Keberadaan jembatan tersebut diproyeksikan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 1.000 warga di wilayah Kampung Purwodadi, Kampung Purwoadi, dan Kelurahan Simbarwaringin. Selain mempermudah aktivitas sosial masyarakat, infrastruktur ini juga diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Komandan Kodim 0411/Kota Metro, Letnan Kolonel Infanteri Noval Darmawan, S.H., M.I.P., mengatakan bahwa seluruh personel bersama masyarakat terus bekerja secara maksimal untuk memastikan pembangunan selesai tepat waktu dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi.

“Alhamdulillah, berkat sinergi yang kuat antara prajurit Kodim 0411/KM dan masyarakat yang bergotong royong, progres pembangunan hingga hari ini telah mencapai 88 persen. Saat ini personel fokus pada tahap perapihan, pengecatan pagar pembatas jembatan, serta penyelesaian talud jalan rabat beton. Kami memastikan Jembatan Beton Sungai Way Raman dan Jembatan Perintis Garuda dapat berdiri kokoh serta segera dimanfaatkan secara aman oleh masyarakat” ujar Letkol Inf Noval Darmawan.
Adapun pekerjaan yang tengah dilakukan meliputi pengecatan pagar pembatas jembatan untuk meningkatkan aspek keamanan, estetika, dan ketahanan material, serta pengerjaan talud jalan dan perapihan akses rabat beton guna memperkuat struktur penyangga di sekitar pangkal jembatan.
Selama proses pengerjaan berlangsung, kondisi di lapangan dilaporkan aman, tertib, dan lancar. Semangat personel TNI dan antusiasme warga yang terlibat dalam kegiatan gotong royong menjadi faktor pendukung percepatan penyelesaian pembangunan tersebut.
Dengan progres yang telah mendekati 90 persen, Jembatan Beton Sungai Way Raman diharapkan segera dapat digunakan masyarakat sebagai sarana transportasi yang aman dan efektif untuk mendukung aktivitas sosial maupun perekonomian di wilayah Lampung Tengah.
Suherman Martha
NW










